Pemahaman mendalam mengenai dunia investasi sering kali mempertemukan kita dengan sosok yang berani mengambil risiko pada industri dalam keadaan tertekan. Soo Kim, seorang pengelola dana hedge terkemuka, adalah salah satu tokoh yang merangkul tantangan dalam sektor yang dianggap terlalu rumit atau kurang menarik oleh banyak orang. Dikenal melalui Standard General, ia membangun reputasi dengan menghadapi aset-aset yang bermasalah. Kini, sebagai ketua Bally's Corporation, Kim berusaha untuk melakukan sesuatu yang lebih besar dengan memperluas bisnis perjudian di Eropa melalui strategi penggabungan yang didorong oleh utang.
Ambisi ini sangat terlihat jelas di Inggris, di mana rencana akuisisi Evoke plc oleh Bally's Intralot berpotensi mengubah lanskap perjudian online negara tersebut. Sementara banyak yang terfokus pada prospek ini, banyak juga spekulasi bahwa ada target lain yang diincar, seperti LiveScore Group, sebuah operator yang bergerak di antara media dan taruhan.
Pertaruhan Baru di Pasar Inggris
Keputusan untuk memperluas ke Inggris mungkin tampak tidak sesuai logika pada awalnya, terutama ketika perusahaan sudah berusaha menyerap entitas besar seperti William Hill. Namun, langkah ini menunjukkan pendekatan Kim yang berbeda dalam membentuk konglomerat perjudian yang luas. Bally's telah berkembang menjadi entitas besar yang mencakup kasino, lotere, dan aset terkait taruhan online.
Keuntungan dari Pendekatan Multi-Brand
Menurut Chad Beynon dari Macquarie Capital, pendekatan multi-brand telah memberikan keuntungan signifikan di pasar seperti Inggris. Meskipun ada tekanan regulasi, daya tahan dan nilai strategis operasi Bally's di Inggris tetap terlihat. Ini mungkin juga menunjukkan adanya sinergi lebih yang dapat dieksplorasi di masa mendatang.
Estimasi menunjukkan bahwa entitas gabungan antara Bally's Intralot dan Evoke dapat menghadapi utang sekitar £3,3 miliar. Jika LiveScore juga diakuisisi, angka ini berpotensi meningkat drastis. Meskipun ada tekanan keuangan, manajemen Bally's telah berhasil menavigasi situasi ini dengan baik dalam beberapa tahun terakhir, mengandalkan potensi sinergi dan kapasitas refinancing.