Dalam perkembangan terbaru pasar prediksi, isu manipulasi informasi kembali mencuat. Seorang karyawan Google kini turut terseret dalam tuduhan perdagangan orang dalam dengan memanfaatkan data internal perusahaan untuk keuntungan finansial. Michele Spagnuolo, nama yang menjadi sorotan, diduga menggunakan akun Polymarket 'AlphaRaccoon' untuk melakukan transaksi ini.
Tuduhan ini bermula dari dugaan bahwa Spagnuolo mengakses alat Google yang menyediakan data real-time mengenai ranking 'Year in Search'. Dalam kurun waktu tiga bulan hingga Desember 2024, ia diduga melakukan setidaknya 25 transaksi yang totalnya mencapai $2,75 juta. Keuntungan ilegal sebesar $1,2 juta diklaim diraih dari perdagangan ini. Akibatnya, ia menghadapi tuntutan terkait penipuan komoditas, penipuan wire, dan pencucian uang.
Menanggapi kasus ini, Jaksa AS Jay Clayton mengingatkan betapa pentingnya menjaga integritas pasar dari perilaku yang didorong oleh kerakusan. Informasi bisnis confidential tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.
Kalshi Raih Persetujuan Sejarah untuk Perdagangan Crypto
Kalshi mencetak sejarah dengan menjadi perusahaan pertama di AS yang mendapatkan izin regulasi untuk mencatatkan futures perpetual crypto pada pasar prediksi. Dikenal sebagai 'perps', kontrak ini memungkinkan spekulasi harga masa depan aset seperti Bitcoin tanpa harus memiliki aset dasarnya. Salah satu daya tarik utama 'perps' adalah tidak adanya tanggal kedaluwarsa, berbeda dari kontrak futures tradisional.
Kalshi mendapatkan persetujuan dari US Commodity Futures Commission untuk mencantumkan kontrak BTCPERP, yang merujuk harga spot Bitcoin sebagai kontrak futures. Ketua CFTC, Michael Selig, menyatakan bahwa langkah ini membuka jalan untuk segmen pasar aset crypto yang lebih likuid di bawah kerangka peraturan AS. CEO Kalshi, Tarek Mansour, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan langkah awal dari tujuan jangka panjang perusahaan.
Peluang Spurs Meningkat Usai Kemenangan Penting
Setelah kemenangan telak melawan Oklahoma City Thunder, peluang San Antonio Spurs untuk meraih gelar NBA pertama mereka dalam 12 tahun meningkat. Dalam Game 6 Final Wilayah Barat, Spurs mengalahkan Thunder dengan skor 118-97, memaksa pertandingan ke-7 yang menentukan. Peluang Spurs di Kalshi naik menjadi 27% setelah kemenangan tersebut, sedangkan sebelumnya hanya 15%.
Kemenangan ini juga menguntungkan pemegang tiket New York Knicks, yang peluangnya naik menjadi 33%, meningkat 11% dari hari sebelumnya. Kekalahan Thunder menjatuhkan peluang mereka menjadi 43%, turun lima poin. Pemain bintang Spurs, Victor Wembanyama, tampil mengesankan dengan mencetak 28 poin dan 10 rebound, menambah catatan playoff yang memukau.